Selasa, 01 Juli 2014

Untukmu dariku

Dalam lelap tidurku, ku terbangun
Teringat akan kisah indah kita
Kisah yang pernah kita lalui bersama
Cnda, tawa, sedih, marah dan bahagia bersama-sama

Dalam kesunyian ku bersimpuh di hadapanNYA
Kusampaikan kata demi kata
Kalimat demi kalimat
Harapan-harapan yang menjadi pilar-pilar  kehidupanku

Wahai makhluk Allah yang jauh disana.....
Ku ingin kau tau
Rasa ini tak mampu lagi ku bendung
Rasa ini terlalu sempurna untuk ku nikmati sendiri

Wahai makhluk Allah yang pernah mengukir coretan-coretan dalam sebuah buku perjalanan cintaku
Rindiu ini slalu membayangiku
Semakin ku menghindar, semakin kuat pula rasa ii melakat
Seakan-akan tak mau pergi dariku

Wahai makhluk Allah yang pernah menemani hari-hariku
Dalam kesunyian malam ku bersimpuh di hadapanNYA
Tak mampu ku bendung air mata yang mencoba menerobos celah-celah mata yang ku tutup rapat
Aku hanya bisa menangis di hadapanNYA

Wahai makhluk Allah yang pernah melukiskan senyuman di bibir kecilku ini
Akankah kau sadari?
Akankah kau ketahui?
Rindu ini sangat menyiksaku
kepergianmu mendatangkan kesedihan terdalam untukku
Kepergianmu membawa kebahagiaan-kebahagiaan yang pernah kau berikan padaku

Wahai makhluk Allah yang sedang bahagia di sana
Kehadiranmu membuatku merasa utuh
Kau membuatku tau arti dimiliki dan memiliki
Tapi, kepergianmu membuatku merasa di buang dan tidak di harapkan lagi

Wahai makhluk Allah yang ku sayang
Jika memang aku tidak di takdirkan untuk mendampingimu
Biarkanlah aku menjadi kenangan indah dalam hidupmu
Biarlah aku simpan sendiri cintaku ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar